Posts

Showing posts with the label PKH

Kompetisi Perhatian

Image
Perhatian anak saat ini, luar biasa terhadap orang tua. Khususnya dalam urusan dokumen kependudukan.  Kalau dulu, kewalahan menemukan data orang tua dalam kartu keluarga. Bahkan kalaupun meminta bantuan anak-anaknya, akan ada banyak alasan.  Sekarang beda. Saya menangkap kesan kompetisi antara anak untuk memasukan nama orang tua dalam kartu keluarga. Bisa berarti, kompetisi perhatian terhadap orang tua.  Tentu ini kabar baik. Terutama bagi yang membutuhkan data lansia untuk berbagai jenis program bantuan sosial. Memang tidak semua anak begitu. Tetapi pengaruh bansos lanjut usia sangat baik memacu perhatian anak terhadap orang tua. Apalagi sudah sampai pada level tertinggi. Kompetisi. Krispianus Longan SDM PKH RIMBA

Bangkit Bersama

Image
Saudara, pada hari Kebangkitan Nasional, mari kita bangkit bersama. Kalau engkau bingung mau melakukan apa untuk hari Kebangkitan Nasional, maka saya menyarankan satu hal yang paling mungkin dilakukan. Mari kita bangkit melawan virus Corona! Saudara, engkau cukup menggunakan masker pada saat keluar dari rumah, sering mencuci tangan dan selalu menjaga jarak pada saat berada dikeramaian. Mengikuti semua himbauan pemerintah, itu sudah cukup. Mungkin itu kontribusi terbesar kita pada zaman ini. Kontribusi untuk bangsa Indonesia.  Saudara, tidak usah kecil hati, jika engkau hanya melakukan hal kecil bagi bangsa yang besar ini. Yang kecil ini, mungkin akan dicatat oleh sejarah kemudian, sebagai sebuah momentum Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia melawan pandemi; sebagaimana perjuangan dari organisasi Budi Utomo 20 Mei 1908.  Saudara, ketahuilah, bahwa musuh bersama bangsa Indonesia yang diperjuangkan oleh Budi Utomo adalah kemerdekaan dari penjajah dalam segala bid...

Kolaborasi

Image
Dokpri Saat mengadakan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Benteng Tawa tahun 2019 yang lalu, saya menggandeng teman-teman dari Puskesmas Lindi. Saya mengundang teman-teman kesehatan ini, untuk membawakan materi kesehatan dan gizi. Sebagai pendamping PKH, tentu saja saya sudah dibekali pelatihan materi tersebut sebelumnya. Bahkan, semua pendamping juga mendapatkan tool kit (media dan alat bantu pembelajaran) yang akan digunakan untuk menunjang proses pembelajaran di kelompok. Tetapi, saya memiliki pertimbangan lain untuk menghadirkan petugas kesehatan dari Puskesmas Lindi. Saya merasa penjelasan dari teman-teman kesehatan akan lebih detail tentang materi kesehatan tersebut. Karena kesehatan merupakan bidang yang mereka geluti setiap hari, tentu mereka paham betul akan materi dan seluk beluknya.  Sebagai pendamping, saya sadar bahwa anggota/KPM PKH akan menyimak penjelasan secara baik dalam setiap sesi pertemuan. F...

SDK Terong Kedong

Image
Sudah dua tahun, data anggota rumah tangga, Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang berusia 7-8 tahun selalu diberi keterangan "belum sekolah". Selama itu juga sistem "e-pkh" selalu membaca data tersebut sebagai "anomali", data yang bermasalah.  Data anomali tersebut merupakan bagian dari kisah dunia pendidikan yang saya temui. Kisah SDK Terong Kedong, Dusun Mbazang, Desa Benteng Tawa 1, Kecamatan Riung Barat.  Selama dua tahun terakhir, fasilitas pendidikan tersebut tidak memiliki rombongan belajar. Jumlah siswa yang mendaftar di SDK Terong Kedong tidak pernah mencapai angka 10. Padahal 10 orang merupakan standar minimal sebuah rombongan belajar, bahkan itu sudah penyesuaian dari pasal 24 Permendikbud Nomor 17 tahun 2017 dengan konteks NTT.  Inilah alasan, mengapa selama dua tahun terakhir, beberapa anggota rumah tangga KPM PKH Mbazang yang berusia sekolah, belum terdaftar di fasdik e-PKH. Secara keseluruh...

SDN Munting

Sama seperti postingan sebelumnya saya ingin berbagi kisah menarik yang ditemui saat berkunjung ke fasilitas pendidikan di desa dampingan Program Keluarga Harapan.  Kali ini saya mau berbagi kisah tentang SDN Munting di Desa Ngara, Kecamatan Riung Barat.  Saya tiba di SDN Munting sudah agak siang pada kunjungan akhir Januari 2020 yang lalu. Jarak tempat tinggal dan lokasi sekolah yang jauh membuat saya agak lama memacu kendaraan menuju SDN Munting.  Setibanya di sekolah saya langsung membereskan kebutuhan verifikasi. Kegiatan ini berakhir persis bersamaan dengan bel tanda selesainya Kegiatan Belajar Mengajar. Sayapun bersiap untuk pulang bersama para guru.  Sebelum pulang biasanya siswa-siswi SDN Munting mendengarkan arahan dari guru atau kepala sekolah. Hari itu kepala sekolah, Ibu Kristina Wonga yang memberikan wejangan.  Mama Kristina, begitu saya biasa memanggilnya. Beliua membuka dan menutup arahan singkatnya dengan yel-yel ya...

SDK Rupingmok

Sebelum pandemi Covid-19 sebesar sekarang, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) biasanya mengunjungi fasilitas pendidikan yang berada di desa dampingan. Kunjungan ini merupakan kegiatan rutin setiap tiga bulan, untuk memverifikasi komitmen peserta didik yang orangtuanya menerima bantuan PKH.  Dalam setip kunjung, saya selalu menemukan kisah-kisah menarik dari setiap sekolah yang dikunjungi. Kali ini, saya ceritakan kisah yang saya amati  di SDK Rupingmok, Desa Benteng Tawa 1, Kecamatan Riung Barat.  Pada suatu kesempatan verifikasi, mungkin terlalu semangat, saya berangkat menuju sekolah ini sangat pagi. Sesampai di sekolah, baru nampak siswa-siswi yang mulai berdatangan.  Anak-anak yang baru tiba ini, langsung membersikan halaman sekolah yang kotor, memungut sampah dan membersikan kelas yang kotor. Mereka melakukannya dengan tekun.  Yang membuat saya lebih terkagum-kagum lagi adalah mereka mengadakan apel bendera, upaca...

Anak-anak Petani

Image
Sudah satu bulan lebih mereka tidak mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Mereka kini ada bersama dengan orangtua di sawah dan ladang untuk bekerja.  Anak-anak itu sebenarnya harus belajar dari rumah. Itu kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah, Study from home. Anak-anak sekolah belajar dari rumah masing-masing.  Rupanya kebijakan tersebut tidak berlaku untuk anak-anak petani. Yang berlaku adalah mereka harus berada di sawah dan ladang, bekerja dari pagi sampai sore hari. Nasib anak-anak tani siapa peduli! Pendidikan mereka, siapa peduli! Untuk apa mereka berada di rumah? Apa yang harus dipelajari di rumah? Siapa yang harus mendampingi mereka? Ah, buang-buang waktu saja. Pilihan yang tidak masuk diakal.  Hanya orangtualah yang paling tahu nasib mereka. Mereka harus mengikuti kehendak orang tuanya. Saat ini orangtua tidak ada waktu untuk tinggal di rumah. Harus ke sawah dan ladang untuk memanen padi.    Padi adalah sumber utama pe...

Handphone KPM

Image
Dokpri: KPM PKH Wolomeze II B e b e r a p a h a ri lalu s a ya mend a p a tkan info r m a si d a ri Ko r dinator P rog ra m K e lua r ga H a r a p a n (PK H ) k a bup a ten Ng a da untuk mel a kuk a n sos i a l i s a si P e rub a h a n K e bi j a k a n B a ntuan S osial P KH p a da masa Covi d - 19. T u g a s y a ng h a rus s a ya s e l e s a ikan d a lam w a ktu d e k a t s e b a g a i p e nd a mp i ng k e lua r ga h a r a p a n, d a lam b a y a n g - b a y a ng p a n d e mi Covi d - 19. T e ntu s a ng a t t i d a k ide a l untuk turun ke lap a ng a n, mengumpulkan K e lua r g a P e n e rim aa n M a n f aa t ( K P M) d a n meny a mpa i k a n p e rub a h a n k e bi j a k a n te r s e but. S e l a in k a r e n a mel a ng g a r hi m b a u a n wo r k f r om ho m e , juga p e rtimb a ng a n r e siko. D a lam kondisi s e k a r a n g , N T T k e mbali b e rs t a tus z ona me r a h. P a sien t e rus b e rt a mbah w a lau gr ...